KERAJAAN MONERA PDF

Eubacteria Kingdom Monera mengacu pada mikroorganisme, yang dianggap sebagai makhluk hidup paling primitif di dunia. Artikel berikut pada ciri kingdom Monera akan membantu Anda mengetahui lebih banyak tentang pengklasifikasian kerajaan ini. Berabad-abad lalu, organisme diklasifikasikan menurut struktur yang kompleks. Klasifikasi makhluk hidup 5 kingdom meliputi eukariotik Protista, Fungi, Plantae dan Animalia.

Author:Nikus Akirn
Country:Algeria
Language:English (Spanish)
Genre:Marketing
Published (Last):19 August 2012
Pages:457
PDF File Size:15.56 Mb
ePub File Size:4.18 Mb
ISBN:843-2-25984-145-5
Downloads:37153
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nikorisar



Tersusun atas satu sel uniseluler Bentuk sel bervariasi Basilus, Kokus dan Spiral Tipe sel prokariotik Eubacteria dinding sel mengandung peptidoglikan Archaebacteria dinding sel tidak mengandung peptidoglikan Tidak memiliki organel bermembran Adapun Penjelasan ciri-ciri monera secara yaitu : Tersusun atas satu sel uniseluler Salah satu alasan dikeluarkannya bakteri dan alga hijau biru dari kerajaan plantae adalah karena tubuh bakteri dan alga hijau biru monera tersusun oleh hanya satu sel.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Kingdom Plantae : Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Jenis Dan Contohnya Lengkap Bentuk sel bervariasi Bentuk sel pada kelompok monera sangat bervariasi, ada yang berbentu batang basil , bulat cocus , atau spiral, ada yang berkoloni ataupun tidak.

Hal ini karena ketiadaan membran inti pada selnya. Sehingga selnya disebut dengan istilah nukleoid. Memiliki dinding peptidoglikan Dinding sel yang menyusun bakteri dan alga biru berbeda dengan tumbuhan. Dinding monera terbuat dari zat peptidoglikan sementara tumbuhan tersusun atas selulosa. Meski demikian, beberapa bakteri dinding selnya tersusun bukan dari peptidoglikan kelompok archaebacter.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Jaringan Tumbuhan : Pengertian, Ciri, Dan Macam Serta Fungsinya Lengkap Tidak memiliki organel bermembran Ketiadaan membran inti menyebabkan organisme monera tidak memiliki organel — organel bermembran lainnya, seperti: kloroplas, mitokondria, retikulum endoplasma, badan golgi, lisosom, dan vakuola.

Struktur tubuh tersusun atas kapsul, dinding sel, membran plasma, sitoplasma, DNA, mesosom, ribosom, dan plasmid. Reproduksi terjadi secara aseksual dan seksual, secara aseksual melalui pembelahan biner dan seksual meliputi konjugasi, transformasi, dan transduksi. Kapsul dan lapisan lendir berfungsi untuk pelindung sel terhadap dehidrasi, cadangan makanan, perlindungan terhadap fagositosis dan pertahanan diri. Pada umumnya kapsul dimiliki oleh bakteri virulen.

Pada bakteri parasite, kapsul dilengkapi pelindung terhadap system pertahanan sel inang. Flagela dimiliki oleh beberapa prokariota sebagai alat bergerak. Phili atau fimbriae merupakan rambut halus yang muncul dari dinding sel berfungsi untuk melekatkan diri ke suatu permukaan benda dan sebagai saluran untuk menyalurkan materi genetika dalam peristiwa konjugasi. Dinding sel tersusun dari peptidoglikan berfungsi untuk memberi bentuk, sebagai bahan pelindung, mengatur keluar masuknya zat, dan perperan dalam pembelahan sel.

Membran sel membrane plasma bakteri tersusun dari protein dan lemak berfungsi untuk mengatur transportasi zat dari luar ke dalam sel. Membrane sel pada sianobakteri berperan dalam fotosintesis. Didalamnya terdapat tilakoid kromatofor yang mengandung pigmen fotosintesis.

Mesosom untuk pabrik energi. Sitoplasma tempat berlangsungnya reaksi metabolik. DNA untuk mengontrol sintetis protein dan pembawa sifat. Plasmid pembawa gen tertentu dapat di transformasikan ke sel lain. Ribosom untuk tempat sintesis protein. Endospora untuk mempertahankan diri dari kondisi buruk pada salah satu ujung sel. Reproduksi Bakteri Reproduksi bakteri dilakukan melalui dua cara yaitu aseksual dan seksual.

Adapun reproduksi seksual dengan paraseksual atau rekombinasi genetic. Sebagian besar bakteri melakukan reproduksi aseksual melalui proses pembelahan sederhana yang disebut pembelahan biner Proses ini mampu mereproduksi salinan genetik dari sel induk secara tepat.

Pada kondisi yang ideal, bakteri dapat membelah satu kali setiap 20 menit atau sekitar 1 x anakna baru setiap harinya. Reproduksi yang cepat ini memungkinkan bakteri dapat berkembang biak menjadi sangat banyak dalam lingkungan yang menguntungkan. Reproduksi Seksual Reproduksi seksual bakteri tidak melibatkan gamet dan peleburan sel, tetapi berupa pertukaran materi genetic DNA.

Rekomendasi genetic menghasilkan dua sel bakteri yang mempunyai materi genetik kombinasi dari keduanya. Proses rekomendasi genetik dapat terjadi melalui tiga metode berikut. Transformasi adalah pemindahan sedikit materi genetic DNA atau bahkan hanya satu gen saja dari satu bakteri ke bakteri lain dengan proses fisiologi yang kompleks. Proses ini pertama kali dikemukakan oleh Frederick Griffith pada tahun Bakteri yang melakukan transformasi antara lain Streptococcus pneumonia, Haemophilus, Bacillus, Neiseria, dan Pseudomonas.

Transduksi adalah pemindahan materi genetik dari satu bakteri ke bakteri lain melalui perantara bakteriofage virus bakteri. Cara ini dikemukakan oleh Norton Zinder dan Joshua Lederberg pada tahun Konjungsi adalah pemindahan DNA secara kontak langsung antara sel bakteri yang berdekatan melalui jembatan sitoplasma. Bakteri yang memberikan DNA-nya disebut bakteri donor.

Contoh bakteri yang berkonjungsi adalah Salmonella typhi dan Pseudomonas sp. Transfer kromosom dapat juga terjadi dengan pilus seks, seperti yang terjadi dengan Escherichia coli. Pengelompokkan Eubachteria Eubacteria dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan: 1. Berdasarkan cara mendapatkan makanan Bakteri terbagi menjadi bakteri heterotrof dan bakteri autotrof Bakteri Heterotrof adalah kelompok bakteri yang tidak dapat menyusun bahan makanannya sendiri sehingga hidupnya tergantung pada organisme lain.

Bakteri heterotrof terbagi menjadi 2 kelompok yaitu : Bakteri parasit adalah bakteri yang memperoleh makanan dari organisme yang masih hidup inang. Jenis bakteri tersebu biasanya menimbulkan penyakit.

Contoh : Mycobacterium tuberculosis penyebab TB Bakteri saprob adalah bakteri bakteri yang memperoleh makanan dari sisa organisme yang telah mati. Contoh : E. Berdasarkan sumber energi yang digunakan bakteri autotrof dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu : Bakteri fotoautotrof adalah bakteri yang memakai sumber energi cahaya untuk menyusun bahan organik.

Bakteri tersebut biasanya memiliki pigmen didalam tilakoidnya. Contoh : Bacteriochlorophyll pigmen hijau dan Bacteriopurpurin pigmen karotenoid ungu.

Bakteri kemoautotrof adalah bakteri yang memperoleh energi dari hasil reaksi kimia. Contoh : Nitrosococcus, Niitrobacter, Nitrosomonas, bakteri belerang Thiobacillus dan bakteri besi. Berdasarkan bentuk Basillus adalah bentuk bakteri seperti batang atau tongkat Basillus terbagi menjadi : Monobasillus tunggal tersusun dari satu basil. Contoh : Lactobacillus,Escherichia coli, dan Salmonella typhi Diplobasillus bergandengan dua-dua.

Contoh : Azotobacter Streptobasilus bergandengan panjang seperti rantai. Contoh : Bacillus anthracis,dan Streptobacillus moniliformis Kokus adalah bentuk bakteri seperti bola bulat Kokus terbagi menjadi: Monokokus tersusun dari satu kokus. Contoh : Neisseria gonorrhoe Monococcus sp Diplokokus bergandeng dua-dua. Contoh :Diplococcus pneumonia Diplococcus sp Streptokokus bergandeng panjang seperti bentuk rantai. Contoh : Streptococcus pyogenes, Streptococcus thermophillus, dan Streptococcus lactis Streptococcus sp Stapilokokus bergerombol seperti buah anggur.

Contoh : Staphylococcus aureus Staphylococcus sp. Sarkina tersusun dari 8 kokus membentuk kubus. Contoh : Sarcina sp Tetrakokus berbentuk bulat terdiri dari 4 kokus yang tersusun dalam bentuk persegi Spiral Spirilum adalah bentuk bakteri seperti bengkok atau spiral.

Contoh : Vibrio comma atau Vibrio cholerae Spiral berbentuk spiral. Contoh : Treponema pallidum penyebab penyakit sipilis Treponema sp 3. Berdasarkan kebutuhan terhadap oksigen Bakteri dapat dibedakan menjadi bakteri aerob dan bakteri anaerob. Bakteri aerob adalah bakteri yang membutuhkan oksigen. Contoh : Acetobacter, Nitrobacter, Nitrococcos, dan Nitrosomonas Bakteri anaerob adalah bakteri yang tidak menggunakan oksigen.

Berdasarkan jumlah dan kedudukan flagel alat gerak Bakteri dapat dikelompokkan menjadi 5 kelompok: Bakteri atrik tidak memiliki flagel Bakteri monotrik flagel hanya satu dan melekat pada salah satu ujung tubuh Bakteri lofotrik flagel banyak dan melekat pada salah satu ujung tubuh Bakteri amfitrik flagel banyak dan melekat pada kedua ujung tubuh Bakteri peritrik flagel banyak dan tersebar pada seluruh permukaaan tubuh 5.

Berdasarkan pengecatan gram Pengecatan gram gram stain memisahkan bakteri ke dalam dua kelompok, yaitu bakteri gram-positif dan bakteri gram-negatif. Bakteri gram positif Bakteri gram-positif memiliki dinding sel yang sederhana, dengan jumlah peptidoglikan yang banyak sehingga bereaksi positif terhadap pengecatan gram.

Contoh : Enterobakteria bakteri pengurai yang hidup di tumbuhan yang membusuk serta bakteri yang hidup di tubuh manusia seperti Escherichia coli dan Salmonella Bakteri gram negative Bakteri gram-negatif peptidoglikannya lebih sedikit dan struktur dinding selnya lebih kompleks, membran luarnya mengandung lipopolisakarida. Sehingga tidak terwarnai oleh pengecatan gram. Banyak spesies yang mempunyai flagela.

Contoh bakteri ungu adalah bakteri Chromatium sp. Bakteri gram positif Sebagian besar bakteri gram-positif bersifat kemoheterotrof, walaupun beberapa di antaranya bersifat fotosintetik. Contoh bakteri gram-positif adalah Clostridium sp. Contohnya adalah Mycoplasma pneumoniayang menyebabkan walking pneumonia pada manusia.

Contohnya adalah Streptomyces sp. Energi untuk beraktivitas diperoleh dari inangnya. Contoh klamidia adalah Chlamydia trachomatis. Cyanobacteria Cyanobacteria dahulu dikenal dengan nama ganggang hijau-biru bluegreen algae serta dimasukkan dalam kelompok alga eukariotik. Akan tetapi,belakangan diketahui bahwa alga ini termasuk prokariotik.

Oleh karenaitulah, ganggang hijau-biru sekarang disebut Cyanobacteria dan dikelompokkan ke dalam Eubacteria. Cyanobacteria ada yang bersel satu dan ada yang bersel banyak. Cyanobacteria memiliki klorofil yang tersebar di dalam plasma sel danberpigmen fikobilin, yaitu fikosianin pigmen biru dan fikoeritrin pigmenmerah.

Akan tetapi, fikosianin lebih dominan sehingga Cyanobacteriadahulu disebut ganggang hijau-biru. Cyanobacteria hidup di berbagai habitat. Ada yang hidup di air tawardan air laut. Bahkan suhunya pun berbeda-beda, dari yang bersuhu dingin,tropis, bahkan ada yang tahan hidup di air panas. Cyanobacteria berkembangbiak dengan membelah, fragmentasi, atau dengan spora.

Archaebacteria Archaebacteria pada tahun oleh carl woessedan george fox. Istilah archaebacteria berasal dari bahasa yunani yaituarchaio yang artinya kuno. Para ahli berpendapatbahwa archaebacteria merupakan sel-sel paling kuno yang memiliki kekerabatan dekat dengan organisme eukariotik memiliki membran inti sel. Archaebacteriahidup dilingkungan yang ekstrim, mirip dengan lingkungan awal dibumi. Archaebacteria berbeda dari Eubacteria dalam hal susunan basa nitrogen dalam rRNA dan dalam hal komposisi membran plasma serta dinding selnya.

Dinding sel Archaebacteria tidak memiliki peptidoglikan. Meskipun secara struktural mirip prokariotik uniseluler, organisme Archaebacteria lebih mirip dengan organisme eukariotik daripada bakteri. Hal itu disebabkan transkripsi dan translasi genetiknya mirip dengan eukariotik.

2N3955 SPEC PDF

21 Ciri-ciri Monera, kingdom primitif di dunia

Organisme yang memenuhi kualifikasi kerajaan Monera disebut Monera. Untuk dapat diklasifikasikan sebagai Moneran, organisme harus prokariota sel tunggal. Sebuah prokariota berarti bahwa tidak ada inti sel dan materi genetik tidak dikandung oleh membran. Beberapa Monerans dianggap flagela, yang berarti mereka memiliki kemampuan untuk bergerak sendiri, sementara yang lain tidak. Beberapa Monera dianggap autotrophic, yang berarti mereka membuat makanan mereka sendiri, sementara yang lain dianggap heterotrofik, yang berarti mereka bergantung pada organisme lain untuk bahan bakar.

HOW TO CRACK A PASSWORDED PDF

Perbedaan Ciri Kingdom Monera, Protista, Fungi, Plantae & Animalia + Penjelasan dan Contohnya

Tersusun atas satu sel uniseluler Bentuk sel bervariasi Basilus, Kokus dan Spiral Tipe sel prokariotik Eubacteria dinding sel mengandung peptidoglikan Archaebacteria dinding sel tidak mengandung peptidoglikan Tidak memiliki organel bermembran Adapun Penjelasan ciri-ciri monera secara yaitu : Tersusun atas satu sel uniseluler Salah satu alasan dikeluarkannya bakteri dan alga hijau biru dari kerajaan plantae adalah karena tubuh bakteri dan alga hijau biru monera tersusun oleh hanya satu sel. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Kingdom Plantae : Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Jenis Dan Contohnya Lengkap Bentuk sel bervariasi Bentuk sel pada kelompok monera sangat bervariasi, ada yang berbentu batang basil , bulat cocus , atau spiral, ada yang berkoloni ataupun tidak. Hal ini karena ketiadaan membran inti pada selnya. Sehingga selnya disebut dengan istilah nukleoid. Memiliki dinding peptidoglikan Dinding sel yang menyusun bakteri dan alga biru berbeda dengan tumbuhan. Dinding monera terbuat dari zat peptidoglikan sementara tumbuhan tersusun atas selulosa. Meski demikian, beberapa bakteri dinding selnya tersusun bukan dari peptidoglikan kelompok archaebacter.

LUMANG TIPAN NG BIBLIA PDF

Contoh kingdom Monera

Gale Konten tersebut sejalan dengan praktik terbaik belajar dan mengajar. Sistem pencernaan Whizkids heran. Define prokaryotes and discuss why they are kept under Kingdom Monera. Rhizaria — ForaminiferaRadiolariaand various other amoeboid protozoa. Humans are more like apes than they are like apple trees, and therefore the diversion in evolutionary history must have been more recent for humans versus apes than for humans versus trees. Some tried to rectify the situation with a six-kingdom system that gave Bacteria and Archaea each their own kingdom, but the genetic analysis also suggested huge diversity within the Bacteria and within the Archaea.

Related Articles